Jenis-Jenis Website Berdasarkan Platform, Sifat dan Fungsinya

jenis jenis website

Apakah anda sudah tahu, apa itu website dan jenis-jenis website?

Jika belum, maka anda wajib membaca artikel ini sampai di akhir kalimat. Karena, pada artikel ini kami akan membahas mengenai pengertian website dan berbagai hal yang berkaitan dengan sebuah website seperti jenis-jenis website berdasarkan sifat, platform, fungsi dan lain sebagainya. Dengan kata lain, ketika anda selesai membaca artikel ini maka anda akan memahami betul apa itu website dan hal-hal yang berkaitan dengan website.

Jika sudah, berarti anda juga tetap harus membaca artikel ini agar pemahaman anda tentang website semakin bertambah. Karena, kami akan meberikan ulasan yang lebih lengkap dan mendalam.

Nah, sebelum kita berbicara lebih jauh lagi. Mari kita mulai dari pembahasan yang pertama.

Apa itu website?

Website adalah suatu dokumen yang terdiri dari berbagai macam informasi dalam bentuk teks, gambar, video, suara dan lain sebagainya yang saling terhubung di dalam halaman web dan data-data tersebut tersimpan pada Server Hosting.

Untuk membuka sebuah situs web kita memerlukan perangkat yang sebelumnya sudah terkoneksi dengan internet seperti komputer dan smartphone. Halaman situs web atau website berbentuk dokumen yang didalamnya terdiri dari susunan Code atau dalam format HTML ( Hyper Text Markup Languange ) yang bisa diakses melaui HTTP atau HTTPS dengan diperantarai oleh web browser.

Selain itu, setiap website yang ada pasti memiliki sebuah alamat URL ( Uniform Resource Locator ) atau sering disebut dengan domain. Misalnya domain noerzakaria.com, bob.setyo.com, optimizer.co.id, creator.web.id dan masih banyak lagi domain dengan berbagai eksistensi lainnya.

Nah, setelah anda memahami pengertian situs web atau website, maka hal yang perlu anda ketahui berikutnya adalah jenis-jenis website.

Sebelum membuat situs web, tentunya anda perlu memilih jenis website yang sesuai dengan kebutuhan anda. Ada berbagai macam jenis website yang terdapat di internet dan hal itu dapat kita kategorikan berdasarkan fungsi, platform dan sifatnya.

Sebetulnya, menentukan sebuah website sama halnya seperti menentukan jenis bangunan yang akan anda tinggali. Apakah itu rumah atau toko.

Ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan untuk membuat sebuah website yang sesuai dengan kebutuhan. Karena, terdapat berbagai macam jenis website dan setiap jenisnya memiliki fungsi yang pastinya berbeda satu sama lain.

Sekarang, mari kita bahas jenis-jenis website berikut ini.

Jenis-jenis website berdasarkan sifatnya

Jenis-jenis website berdasarkan sifatnya bisa kita bagi menjadi 2 macam, yaitu :

  • Jenis Website Statis

Pertama, yang harus kita fahami dulu adalah Website Statis. Definisi dari Website Statis adalah website yang isi atau kontennya tidak berubah-ubah. Perubahan atau update konten hanya bisa dilakukan oleh developer atau webmaster. Karena, laman yang digunakan utuk menunjukan sebuah informasi kepada pengunjung disusun dengan kode HTML.

Umumnya Website Statis ini disusun dan dibuat dengan HTML dan CSS oleh orang-orang yang memahami bahasa pemrograman dan coding, yang sering disebut sebagai seorang developer. Tapi, selain menggunakan bahasa pemrograman dan coding, Website Statis juga dapat dibuat dengan menggunakan generator seperti Hexo, Jekyll dan Hugo.

Website jenis ini biasanya digunakan oleh perusahaan, karena tidak membutuhkan update konten terus-menerus, sehingga tidak membutuhkan database dan hanya diperlukan untuk menunjukan informasi dasar seperti kontak, alamat dan detail perusahaan.

  • Jenis Website Dinamis

Berbanding terbalik dengan yang pertama, Website Dinamis adalah website yang selalu melakukan pembaharuan atau update pada kontennya. Karena pengelolaannya yang lebih mudah, maka kebanyakan website yang yang dibuat adalah jenis website dinamis. Konten-konten yang ditampilkan didalam laman website berasal dari database yang hanya bisa diakses oleh Developer atau Webmaster.

Karena itulah website dinamis memungkinkan untuk memiliki banyak user yang bertugas untuk melakukan update konten tanpa perlu takut merubah desain website.

Setelah kita memahami jenis-jenis website berdasarkan sifatnya, sekarang kita akan membahas jenis-jenis website berdasarkan platform. Dalam membangun sebuah website, anda bisa menggunakan beberapa metode yaitu dengan CMS, Kode atau Website Builder.

Jenis-Jenis Website Berdasarkan Platformnya

  • CMS

Pertama, platform yang bisa anda gunakan dan sering dipakai oleh banyak orang ialah CMS ( content management system). Content Management System atau jika diartikan ke dalam bahasa indonesia disebut sebagai sistem manajemen konten adalah suatu perangkat lunak yang mampu digunakan untuk menambah atau mengubah isi dari sebuah situs web.

Anda bisa menggunakan CMS ini untuk membuat sebuah website secara cepat dan mudah. Beberapa CMS yang paling populer dan sering digunakan adalah WordPress, Drupal dan Joomla.

Hasil riset menyatakan bahwa dari beberapa CMS populer tersebut, wordpress adalah pemegang market share yang paling besar yaitu dengan angka 59,9 %.

Dengan begitu, jika anda menggunakan WordPress sebagai alat untuk membuat website tentu anda juga akan dengan mudah menemukan berbagai tutorial yang dibutuhkan. Karena, lebih dari 50% pengguna CMS menggunakan Wordpres.

Ada berbagai macam website yang pastinya dapat anda buat, seperti Toko Online, Blog, Website Perusahaan dan lain sebagainya.

  • HTML dan CSS

Kedua, anda bisa menggunakan bahasa pemrograman untuk membuat sebuah website. Pada awal artikel kita sudah menyebutkan ada 2 jenis sifat website yaitu website statis dan dinamis. Nah, website statis biasanya dibuat dengan menggunakan HTML dan CSS ini.

Akan tetapi, membuat website dengan menggunakan bahasa pemrograman ini mungkin akan sulit dilakukan oleh anda yang masih pemula. Karena, anda membutuhkan keahlian khusus dalam menggunakan bahasa pemrograman ini. anda bisa menggunakan Sublime Text, Text Wrangler dan Notepad++ untuk membuat sebuah code website.Cara termudah untuk membuat website adalah dengan menggunakan Website Builder. Website Builder adalah salah satu platform yang memberikan keleluasaan dan kemudahan kepada setiap penggunanya dalam membuat sebuah website. Karena, anda tidak perlu memahami bahasa pemrogaman dan desain.

  • Website Builder

Nah, jika anda tidak memiliki kemampuan teknis dan waktu yang banyak untuk mempelajari coding ataupun desin tersebut, maka website builder sangat cocok untuk anda.

Selain kemudahan dalam membuat sebuah website, karena anda hanya tinggal menyesuaikan konten, Kelebihan yang diberikan oleh website builder berikutnya ialah domain, hosting dan template yang bisa anda dapatkan dalam 1 paket sekaligus.

Jenis-jenis Website Berdaskan Fungsinya

Selain apa yang sudah kami jelaskan diatas, website juga terbagi menjadi beberapa fiungsi dan tujuan. Berikut ini adalah beberapa fungsi dan tujuan pembuatan website yang sering kita lihat di mesin pencari Google.

1. Blog atau Website Pribadi

Jenis website yang pertama adalah blog atau website pribadi. Sejak tahun 2000-an awal, blog sudah mulai mulai diminati sebagai tren baru sebagai sebuah jurnal pribadi yang dapat diakses dan dikelola secara online. Nah, jika anda ingin membuat website untuk menuliskan berbagai macam pengalaman pribadi, traveling ataupun opini. Maka, jenis website blog inilah yang paling tepat.

Saat ini sudah sudah banyak sekali blogger indonesia yang bermunculan dan menjadi nlog atau website pribadi sebagai ladang penghasilan, bahkan sukses di dunia yang satu ini seperti maxmanroe.com, masyadi.com dan agusmulyadi.web.id

2. Ecommerce/Toko Online

Jika anda adalah penjual produk, maka website yang bisa anda manfaatkan adalah jenis website toko online. Toko online atau e-commerce adalah jenis website khusus yang desain untuk kebutuhan jual-beli. Walaupu anda sudah melakukan penjualan melalui social media ataupun marketplace, akan jauh lebih baik jika anda juga memiliki website toko online. Karena, itu akan membantu anda untuk membuat sebuah brand.

Tentu ada banyak sekali manfaat yang akan anda dapatkan nantinya. Misalnya, anda bisa menggunakan google analytics untuk menganalisa pelanggan dan mengevaluasinya.

3. Website Perusahaan

Jenis website yang satu ini memang dirancang untuk keperluan sebuah perusahaan yang sering kali digunakan untuk menyimpan seluruh data informasi perusahaan. Dengan adanya sebuah website resmi milik perusahaan, kepercayaan konsumenpun akan meningkat, karena mereka bisa menemukan berbagai informasi tentang perusahaan anda di mesin pencari.

4. Organisasi atau Instansi Pemerintah

Website juga dapat anda manfaatkan untuk dijadikan sebagai laman resmi sebuah organisasi. Hal ini berguna untuk membuat masyarakat memiliki kemudahan dalam mengakses informasi terbaru tentang hal-hal yang berkaitan dengan organsasi. Biasanya website jenis organisasi atau instansi pemerintah menggunakan domain (.or.id), (.org) dan (.go.id).

3 thoughts on “Jenis-Jenis Website Berdasarkan Platform, Sifat dan Fungsinya

  1. Pingback: jenis-Jenis Bisnis Online Yang Paling Populer dan Menghasilkan – Creator Website Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

328 views